numberthreeme

Mostly about Jakarta, and everything in between

Binge Reading

Patah hati enggak. Ya cuma lagi kecewa aja. Tadinya mau refreshing sepedaan di kebon binatang Ragunan sambil teriak bebas “Monyet, monyet, monyet lu!” tapi enggak kesampean. Alam tidak mengizinkan karena musim hujan telah datang. Dari gelap kemudian rintik hingga menderas. What should I do then? Jawabannya I binge reading.

Apaan lagi tuh, binge reading? Pertama kali dengar kata “binge” itu dari ex-almost yang ceritanya ada di sini nah sekarang tanpa sadar ikut-ikutan kegiatan binge tapi bukan eating atau watching, lebih ke binge reading. Ada tulisan soal binge reading di sini, ditulis di Huffington Post yang membuat saya berasa dapet “aha! moment”.

Intinya, rasa jenuh saya lari ke kegiatan membaca. Malas komunikasi dengan dunia luar, malas kerja, malas whatsapp, dan larinya ke baca beragam buku. Bukan satu buku, tapi beragam buku dengan topik yang juga beragam. Satu buku kadang tidak dibaca dari depan, bisa dari tengah, bisa loncat bab, bisa tau-tau saya skip puluhan halaman. Haha..

Ini list buku binge reading saya saat ini:

-Tourism and Cultural Heritage in SEA (pinjem perpus Kemendikbud)

-Kronologi Perang Vietnam (beli di Periplus, cost me IDR 100k)

-Tempat-tempat bersejarah di Jakarta (beli di Gramedia, cost me IDR 265k)

-Kota Lama dan Kota Baru (pinjem perpus Kemendikbud)

-Seni Membaca Bahasa Tubuh (beli di Gramedia, cost me IDR 50k)

-Senja, Hujan, dan Cerita yang telah usai (beli di Gramedia, cost me IDR 55k)

-World Heritage Site and Living Culture of Indonesia (dikasih perpus Kemendikbud)

-Toraja in Carving (dikasih orang keren pas di Toraja)

Nah ini semua buku macem-macem. Bacanya gimana? Loncat-loncatan. Abis baca satu, pindah ke yang lain. Gimana tauk deh. I lost my concentration easily when devastate. Kesel tapi ya gimana. Ini gak ngerti juga fast reading dengan ngandelin pikiran yang enggak berfungsi maksimal ada faedahnya atau enggak. I just kill my time, all the time, it’s been days… 

What choice that I have? Binge on tv series or foods? Maybe books are better. Binge reading it is. 

binge reading

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on October 17, 2017 by in Books, Saya pernah patah hati and tagged , .

Categories

Posted!

Blogs I Follow

NGENDONESIA

hanya obrolan kala senggang dalam bungkus tulisan

TIME

Current & Breaking News | National & World Updates

dianagustinaphotography

Let's smile and spread it to the world

Mikaila Acelin S

Stop wishing, start doing!

itsmydecember

the new journalist

Alief Workshop

Opini & Sharing Jujur dari Seorang Nubie

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

gelaph.com

You Will Never Cherish Saturday If You Never Meet Monday

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: