numberthreeme

Mostly about Jakarta, and everything in between

Sumbar bukan hanya kota Padang

Sumatera Barat bukan cuma sebatas kota Padang. Memang sih yang paling dikenal orang luar Sumatera ya kota Padang. Namanya harum di mana-mana: Restoran Padang. Nah selama saya seminggu di Sumatera Barat, beruntung enggak cuma kota Padang aja yang saya kunjungi. Di sana saya main ke kota Bukittinggi, Batusangkar, Payakumbuh, Padang Barat sampai ke tengah kotanya Padang.

Ada apa di kota Padang?

Ini persis Jakarta in smaller version, with West Sumatra cities as a comparison. Berhubung saya tinggal di Jakarta coret makanya berasa kota Padang itu nanggung. Modern-nya nanggung. Di sana cuma ada dua mall yang menurut saya levelnya di atas pusat perbelanjaan di mana tenant-nya lumayan menonjol. PA atau orang sana bilangnya Plaza Andalas sama satu lagi Basko Grand Mall yang ada Starbucks-nya.

Oh iya, yang saya sebut Padang ini adalah Padang bagian pesisir barat ya. Bukan Padang Panjang. Gambarannya kalau dari Minangkabau airport kamu harus bergerak ke arah barat, bukan ke timur (Padang Panjang -red).  Selain ada dua mall tempat nonton dan gaul yang serba nanggung, di kota Padang ini ada banyak kampus: UNP (Universitas Negeri Padang) sodaranya UNJ (Universitas Negeri Jakarta), Universitas Andalas, dan lainnya. Menurut saya, menariknya dari kota Padang bagian barat wilayah Sumbar ini ya karena garis pantai-nya panjaaaaaaaang banget.

ada apa di kota padang sumatera barat

Sepedaan di Pantai Padang. Lensa ternyata basah kena air hujan, hedeuh

Kalau kamu mampir di kota Padang tinggal pilih mau nongkrong di hamparan pasir sebelah mana. Deket banget sama laut, masya Allah. Tetapi jangan harap untuk dapet sunrise atau sunset terbaik di sepanjang pantai kota Padang ya. Itu karena matahari enggak pas tenggelam atau terbit di tepi laut sana.

Kekurangannya menurut saya karena polusi sih. Biasalah kalau di kota, banyak mobil dan angkot. Supir-nya kebut-kebutan pula macem supir truk antar propinsi. So far, buat kamu yang lama tinggal di kota-kota di Pulau Jawa sepertinya kurang pas kalau mau liburan di kota Padang. Mendingan ke Bukittinggi.

Ada apa di kota Padang (part 2)?

Sebelum kita ke Bukittinggi, saya cerita dikit dulu soal kota satu lagi. Padang Panjang. Dari Bandara Minangkabau kamu harus naik mobil sekitar 1 jam.

Ada apa di Padang Panjang?

Nah, daerah Padang Panjang ini sebenarnya udah masuk wilayah perbukitan. Jalannya naik ke atas. Setelah jam 3 sore biasanya kabut gunung udah mulai turun. Di Padang Panjang ada beberapa tempat wisata yang terkenal. Namanya Mifan Waterpark dan Lembah Anai. Kalau Mifan Waterpark sebenarnya hitungannya udah mahal. Kayak Gelanggang Samudra Ancol deh, but in better version. Alamnya bagus dikelilingi bukit dan adem. Cuma mahal.

ada apa di padang panjang sumatera barat

Air Terjun Lembah Anai Padang Panjang

Kalau mau wisata yang murah di Padang Panjang, kamu bisa ke air terjun Lembah Anai yang lokasinya ada di pinggir jalan utama dari bandara menuju Bukittinggi. Tempatnya agak sempit sih karena persis banget di pinggir jalan (jalur cepet dan tikungan, wiw!) tetapi lumayan kalau mau basah-basahan atau foto-foto deket air terjun. Tiket masuk cuma Rp 3 ribu per orang dewasa.

Selain itu di Padang Panjang juga ada kolam renang umum yang tiket masuknya cuma berupa tiket parkir. Tidak charge per orang tapi per mobil. Air-nya dari gunung pula. Ntap buat wisata sekampung.

Buat yang doyan kulineran, di Padang Panjang ada dua tempat makan paling enak juara dunia. Pertama, Sate Mak Syukur. Sate Padang yang daging lidah sapi-nya tebel-tebel. Bumbunya juga mantap jiwa. Kedua, Restoran Pak Datuk. Ini restoran padang di mana saya ngerasain rendang paling enak ngalahin Natrabu-nya Jakarta. Empuk dan bumbunya lebih Minang. Yaiyalah ya. Hahaha. Di Restoran Pak Datuk ini kamu juga bisa nyobain Teh Talua alias Teh Telur khas warkop Minang. Telur kuning dimixer abis itu tambahin teh, jeruk nipis, dan sedikit madu. Ini enggak bau amis telur. Katanya juga buat nambah energi macem jamu gitu.

Lagi-lagi, buat kamu yang lama tinggal di Pulau Jawa menurut saya liburan di Padang Panjang masih nanggung. Polusi enggak ada jadi poin plus dong, cuma atraksi wisatanya masih terlalu mainstream untuk scoop Sumatera Barat. Mendingan ke Bukittinggi.

Ada apa di kota Bukittinggi?

Daritadi saya selalu menyarankan untuk ke Bukittinggi. Buat kamu anak Jakarta, Bukittinggi ini ibarat kota Bandung. Kecil cuma 26 km2 tapi asyik banget dijelajahi. Jaraknya tiga jam dari bandara Minangkabau tapi a-must-visit kalau kamu beneran mau wisata daerah Sumatera Barat.

Kota Bukittinggi ini sebenarnya ada di tengah-tengah. Jadi seandainya kamu mau explore lebih luas lagi, akomadasi lebih gampang dicari dari kota Bukittinggi. Menurut saya, stay dua hari satu malam udah lebih dari cukup untuk jelajahi semua titik ‘menarik’ di kota Bukittinggi. Berhubung saya betah, saya stay 4 hari di Bukittinggi. Hahaha..

Ada apa di kota Bukittinggi?

Walking tour juga asyik banget di sini. Lokasi-nya berdekatan. Semuanya pasti berujung ke Jam Gadang, icon kota Bukittinggi sekaligus nol kilometer-nya Bukittinggi. Rekomendasi saya, kamu bisa mampir ke Benteng Fort de Kock buat jalan kaki nembus ke Kebun Binatang Kinantan. Di antara dua tempat wisata tadi ada yang namanya Jembatan Limpapeh. Dari Jembatan Limpapeh kamu bisa lihat kota Bukittinggi dan sekitar-nya.

Jadi pilih mana, Benteng Fort de Kock, Kebun Binatang Kinantan, atau Jembatan Limpapeh? Jawaban saya: Jembatan Limpapeh. Namun berhubung tempat ini nyambung satu sama lain ya sekalian aja semua dikunjungi. Haha. Luangkan minimal 1 jam 30 menit untuk relaksasi di sini. Banyak kursi duduk, pohon, dan burung-burung seliweran. Pas buat merenung.

Ada apa lagi di kota Bukittinggi? Tentu saja ada Jam Gadang. Kalau kamu exit di Kebun binatang Kinantan kamu akan melewati Pasar Bawah dan Pasar Atas-nya kota Bukittinggi sebelum menuju ke Jam Gadang. Pasar Bawah untuk pasar basah-nya sementara Pasar Atas jualan baju-baju dan barang-barang ITC. Mau ke dua pasar ini? Bisa, cuma siapin fisik aja karena kamu harus lewatin tangga yang mayan tinggi. Bolak-balik. Huft.

ada apa di bukittinggi sumatera barat

Jam Gadang saat hari mendung~

Untuk wisata lainnya, kamu bisa ke bagian yang alam-alam. Jalan juga bisa sih dari Jam Gadang atau ngojek kalau enggak kuat. Hahaa. Kebetulan ada empat tempat wisata yang jaraknya berdekatan di Bukittinggi. Lubang Jepang, Panorama Ngarai Sianok, Janjang Koto Gadang (Great Wall Bukittinggi), dan Museum Bung Hatta.

Lubang Jepang dan Panorama Ngarai Sianok ada di satu wilayah, terkoneksi gitu. Nah kalau kamu exit-nya di Panorama Lembah Harau nanti kamu bisa lanjut ke Museum Bung Hatta. Sementara untuk Janjang Koto Gadang, ini perlu effort lebih. Buat yang suka trekking, kamu bisa naik turun santai selama 1,5 jam. Tangga semua ya enggak pake lift. Hahaa. Di bagian atas Great Wall Bukittinggi nantinya ada warung-warung di mana kamu bisa pesen kopi, teh, atau makan itiak lado ijo (bebek sambel ijo). Kamu akan melihat pemandangan Gunung Merapi dan berada berseberangan dengan Panorama Ngarai Sianok.

pemandangan gunung merapi di janjang koto gadang bukittinggi

Gunung Merapi dari puncak Great Wall Bukittinggi. Paha pegel terbayar sudah!

Kalau saya disuruh milih, mendingan ke Panorama Ngarai Sianok atau naik tangga sampe ke puncak Great Wall Bukittinggi? Saya lebih suka Great Wall Bukittinggi. Less people. Paling suka karena pemandangan gunung Merapi depan saya jelas banget. Kayak lagi natap lukisan. Cuma kalau kamu bawa keluarga besar mending jangan deh, kasian entar semaput di tangga-tangganya. Curam.

great wall koto gadang bukittinggi

Lihat nih trek tangga-nya. Lumayan keringetan turun naik Great Wall Bukittinggi

Oh iya, baik di Ngarai Sianok atau Great Wall kamu akan ketemu banyak monyet-monyet liar. Saya enggak suka monyet jadi sebel. Zzzzz…

Kemana lagi di kota Bukittinggi?

Taruko Café and Resto. Wah ini amazing place. Tempatnya di tengah-tengah Ngarai Sianok. Harus pake mobil atau motor pribadi kalau mau ke sini. Ini restoran yang punya view sungai dan bukit alami dari Ngarai. Harga ya kelas restoran, tapi beneran worth to visit kalau kamu ke Bukittinggi.

Selain itu, saya nemu coffee shop favorit berlokasi persis di bawah Jembatan Limpapeh. Jaraknya 10 menit jalan kaki dari Jam Gadang. Namanya Rimbun Espresso & Bar. Smoking area terpisah, ada wifi, barista ramah, kopi-nya bener dan selera musiknya mantap banget. Payung Teduh di Bukittinggi pas ujan-ujan? Beuh….

Kalau mau ngerasain single origin yang lain, bisa ke Move On Fashion & Coffee. Ini agak jauh dari Jam Gadang, harus naik angkot. Mereka punya Aceh Gayo tapi rasa wine gitu. Kalau masih panas wine-nya emang terasa tapi akan hilang kalau kopinya sudah dingin. Malah dominan rasa asemnya. Tempatnya sempit tapinya, enggak enak buat duduk lama-lama. Dia juga enggak punya smoking room terpisah. Kata barista-nya, ”Meja yang ini boleh ngerokok, tapi yang sana enggak boleh ngerokok” which is cuma berjarak sehasta. Jadi pengen ketawa bebek, wkwkwkkwk.

Ada apa di Payakumbuh?

Sekarang kita bergerak ke kota lain. Payakumbuh. Di kota Payakumbuh yang jaraknya sekitar 2,5 jam dari Bukittinggi ada keindahan alam kayak lukisan yang enggak boleh kamu lewatin di Sumetera Barat. Namanya Lembah Harau. It’s big area. Taman Wisata Lembah Harau.

ada apa di payakumbuh sumatera barat

Lembah Harau Payakumbuh. A must visit!

Lembah Harau di kota Payakumbuh ini punya banyak air terjun. Kalau menurut orang geologi, Lembah Harau terbentuk karena patahan tanah yang kebelah. Air terjun yang ada di sana dulunya sungai makanya banyak banget nongol di sela-sela tebing. Di Lembah Harau, selain bisa mandi-mandi seger di bawah air terjun (pilihannya banyak, bebas pilih!) kamu juga disuguhi pemandangan sawah, bukit, tebing yang kalau dijadiin satu bisa buat kalender setahun. Hahaa. Something that I never imagine could see it by my own eyes. Lebay? Emang, soalnya Lembah Harau ini indahnya kelewatan!

Dari Payakumbuh, tinggal sejam lagi ke Kelok Sembilan. Jalan layang yang menghubungkan Padang – Pekanbaru. Sekarang jadi tempat wisata juga. Katanya sih, ini tempat favorit pacaran anak muda. Jadi, for less people datengnya sore aja. Hahahaaa…

Ada apa di Batusangkar?

ada apa di batusangkar sumatera barat

Salah satu sudut Istana Pagaruyung

Oke, kota selanjutnya di Sumatera Barat. Batusangkar. Lumayan jauh, bisa dua – tiga jam dari Bukittinggi dengan hamparan bukit – sawah yang enggak ada habisnya. Di Batusangkar ada Istana Pagaruyung tempat kamu bisa masuk ke ex-istana orang Minangkabau. Semacam rumah besar tempat raja dan keluarganya tinggal. Kamu juga bisa sewa baju adat Minangkabau di Istana Pagaruyung. Lumayan buat foto-foto.

Oh iya, kebetulan saya trip satu hari dari Batusangkar baru kemudian ke Payakumbuh. Di tengah-tengah ada tempat oleh-oleh namanya Kiniko, sekitar 30 menitan dari Istana Pagaruyung mengarah ke Payakumbuh. Kamu bisa nyobain minuman yang namanya “Kawah Daun”.

Apa itu Kawah Daun? Kawah Daun dibuat dari daun-daun bagian pucuk dari pohon kopi yang direbus jadi teh. Rasanya ada di tengah-tengah kopi dan teh, saya enggak tahu gimana tepatnya deskripsikan minuman ini. Enak.

Ada apa lagi di Sumatera Barat?

Ada satu tempat wisata di Sumetera Barat yang sebenarnya enggak bisa dibilang kota. Puncak Lawang adanya di kabupaten Agam Sumatera Barat. Bagi saya, Sumatera Barat tahun 2017 itu masih raw alias mentah. Masih asri dan less tourist bahkan untuk kota wisata kayak Bukittinggi.

puncak lawang kabupaten agam sumatera barat

Danau Maninjau dari Puncak Lawang

Puncak Lawang bisa ditempuh selama dua jam dari Bukittinggi atau Padang Panjang. Kebetulan, saya berangkat pagi-pagi jadinya lancar. Satu jam sudah sampai Puncak Lawang. Di sini kamu bisa menikmati pemandangan Danau Maninjau dari bukit. Enggak perlu nanjak jauh, berasa lagi di negeri atas awan. Makin siang, awan-awan akan nutupin Danau Maninjau. Jadi disarankan datang sebelum jam 10 pagi ya.

Jadi gimana, Sumatera Barat bukan sekadar kota Padang aja kan? Kalau dibanding-bandingin malahan kota Padang enggak ada apa-apanya. Di-skip aja juga enggak nyesel, suwer. Mending kamu ke Bukittinggi, Payakumbuh, sama sekalian ke Puncak Lawang. Eh kalau mau ke tiga wilayah ini enggak cukup sehari. Harus dua hari, nginep satu malam ya. Atau kalau mau menjelajah semua tempat di atas dengan santai, kayak saya yang nginep seminggu di Sumetera Barat. Capek ya berhenti, cuaca cerah jalan, jauh ya sewa mobil kalau lagi kere ya naik angkot. Buat yang mau tanya-tanya soal wisata di Sumatera Barat, silakan leave comment atau kirim email ke saya. Sekalian saya aturin tur di sana dengan harga bersahabat, thanks for reading! 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 21, 2017 by in Travel.

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 50 other followers

Still hungry? Please say YES.

Current love life be like....
#ruined #lol Syahdu, ya? Mantap sekali nih musim ujan bikin semuanya bertumbuh ke atas~

#lifeafterfive #evening #flower #wallflower #jakarta #instasunda #neighborhood #dimlight #myfeatureshoot Bahagia tuh kek gini. Kopi enak, buku bagus, terus gak tahan kan.. pengen pencitraan dikit di Instagram. Hahaha maappp...
Today, I won't complain. I start in a good mood <3
#readingtime Sekarang tokbuk-nya ada tempat beli minum sekalian numpang duduk. #bahagiaitusederhana Mampir kuy ke www.jalanbarengarif.com buat dapetin info soal #freetour, #traveltips, dan review soal tempat wisata se-Endonesaaaa
#Repost @goodplaces_and_dishes (@get_repost)
・・・
First time jalan kakik touring bareng @jakartawalkingtour jauh, empat jam tapi ngga cape. Please klik link di bio kalau penasaran penjabaran lengkapnya 👍🏼 #travelvids #walkingtours #jakarta Akkkk makasih kakak @time_travel_er Nanti kapan-kapan ikut lagi ya! 
Btw buat teman-teman yg mau ikut #freetour kepoin akun insta aku aja --> @vrtryn karena eh karena program #paytourwithstories masih limited dan dibatasi jumlah peserta tiap nge-trip. Biar gratisan tapi kualitas kan ikut standar yg berbayar dongs. Next, kita mau buka program yg family friendly, stay tuned! -----------------------------------
#Repost @/time_travel_er (@get_repost)
・・・
Minggu lalu saya dapat kesempatan ikut jalan-jalan dari @jakartawalkingtour gratisss hanya bayar dengan menulis cerita atau pesan kesan selama tur. Convenient, eh? :))
. 
FYI, yang ikutan ini biasanya bule-bule, lho~ Maka kami termasuk yang beruntung menjadi pasukan full locals pertama yang ikutan tur. Monggo dikepoin instagramnya atau mampir ke situsnya di www.jakartawalkingtour.com untuk tahu paket-paket walking tour yang bisa di-booking.
.
Tema kali ini adalah History of Spices. Kenapa ke Museum Bank Indonesia? Nantikan ceritanya yaa!
.
#jakartawalkingtour #paywithstories #spacetrade #historyofspices #walkingtour #citycruise #jakarta #kotatuajakarta #timetraveltime #ertimetraveltime #ErInKotaTua #timetravelEr #adventurEr #perfectlyworksoutdoor #museum #museumBI The golden light speaks to me. .
.
.
#playwiththelight #instago #bw #urban #photography #myfeatureshoot #instagood #mood #instasunda #jakarta #window #flowers #evening #bbctravel #sunrays Besok. Mau ikut jalan-jalan gak? GRATIS. Kuy!

#freetour #jakarta

Categories

Posted!

Blogs I Follow

NGENDONESIA

hanya obrolan kala senggang dalam bungkus tulisan

TIME

Current & Breaking News | National & World Updates

dianagustinaphotography

Let's smile and spread it to the world

Mikaila Acelin S

Stop wishing, start doing!

itsmydecember

the new journalist

Alief Workshop

Opini & Sharing Jujur dari Seorang Nubie

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

gelaph [dot] com

You'll Never Cherish Saturday If You Never Meet Monday

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: