numberthreeme

Mostly about Jakarta, and everything in between

Menulis sebagai self healing

Jauh sebelum menulis menjadi tuntutan pekerjaan seperti sekarang, saya biasa menjadikan kegiatan menulis sebagai ajang curhat. Tempat meluruskan pikiran saat mumet. Sekarang pasca merasakan patah hati, menulis bagaikan kembali pada ‘fitrah’-nya.

Saya yang tadinya paling anti sesumbar soal pribadi, soal asmara, sekarang ‘pamer’ dimana-mana. Saya tidak lagi peduli kalau orang lain tahu betapa hancurnya saya dibuatnya. Satu hal yang saya pedulikan adalah diri sendiri. Iya, saya egois kali ini. Betapa leganya hati saya saat sudah menuliskan betapa pahitnya diduakan, ditinggalkan, dan dijadikan selingkuhan oleh orang yang sama. Oh, luar biasa lengkapnya…

Seharusnya, bulan Februari menjadi saat yang tepat untuk menggelar euphoria. Ada tahun baru Cina, ada hujan romantis, ada Valentine Day, dan menjelang akhir bulan saya akan berulang tahun. It should be my happiest month in a year.

Tapi kemudian mendung menghampiri hidup saya. Bulan paling ceria malah saya isi dengan tulisan-tulisan paling gelap sekaligus paling jujur dalam hidup saya. Bukan, bukan artinya saya menulis tidak jujur selama ini. Hanya saja, kali ini berbeda. Tidak ada lagi ketakutan atau rasa khawatir ditelanjangi orang-orang. Saya bodo amat dibilang lemah. Saya enggak lagi peduli disebut cemen, bego, atau sebutan apa saja yang mau mereka katakan soal saya.

Saya hanya ingin sembuh. Ini bagian hidup saya. Biar bagaimana, saya pernah kok bahagia bersama si mantan jahanam itu. Saya hanya terluka, yah sialnya memang luka yang cukup dalam. Hati saya hancur berkeping-keping. Sekarang saya mencoba mengumpulkan kepingan yang berserakan ini dengan cara mengingatnya, bukan melupakannya. Mengingat pahit manis hingga luka saya (mudah-mudahan) bisa sembuh dengan sendirinya. Karena saya ini bukan pelupa, saya tidak cukup pandai melupakan. Biarkan saya mengingat kalau saya pernah ‘sakit’, dan berdoa jangan sampai terjatuh ke dalam lubang yang sama. Time will heal, all is well.

menulis adalah self healing patah hati

Advertisements

One comment on “Menulis sebagai self healing

  1. Pingback: Apakah kamu mencintai saya? | numberthreeme

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 7, 2016 by in Life, Saya pernah patah hati and tagged .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 48 other followers

Still hungry? Please say YES.

Above.

#makassar #cityview #aerialview #sulawesiselatan #ujungpandang Yeay~ 
#fotokemarin #ujungpandang #makassar Above.

#makassar #ujungpandang #aerialview #sulawesiselatan Kembar identik. Itu pohon kembang apaan ya? Cakep ya matching sama bangunan belakangnya 💗

#bandung #artdeco #architexture #bandungwalkingtour #citytour #brightday Laper. Makan dulu. --
Ini roti srikaya andalan Purnama. Soft kenyel-kenyel gitu. Paling juara sih es kopinya. Enakan es kopi ini daripada Es Kopi Susu Tak Kie yang Glodok Jakarta. 
#bandung #coffeeshop #bandungwalkingtour #citytour #brightday #breakfast #breakfastlikeachampion #f52grams #warkoppurnama Di seberang adalah toserba pertama di kota Bandung. Sekarang ditempatin sama ocbc nisp. Demikian #sekilatinfo

#bandung #artdeco #architexture #bandungwalkingtour #citytour #brightday #ocbcnisp #kotakembang #kotakenangan Tempat nginepnya Charlie Chaplin sama delegasi KAA tahun 1955. ---
Ini gue gak ngerti gimana nangkep bentuk bangunan ini secara utuh. Lalu lintas depan #savoy padet, banyak kabel listrik, ruas jalan cukup 'sempit'. Mungkin harus pake drone atau pake lensa tele dari Bogor. Tapi minjem. Haha 
#bandung #artdeco #architexture #bandungwalkingtour #citytour #brightday #hotelsavoy In the corner. --- berhubung Senin depan mau pergi lagi, ya udah nge-spam aja deh. Gue gak ngerti sebenarnya gimana rang orang rajin dan sabar bisa keep pictures for later. Masalahnya...seminggu bisa motret dua tiga kali atau full week gitu. Ini masalah bukan sih, tauklah. 
#bandung #artdeco #architexture #bandungwalkingtour #citytour #brightday

Categories

Posted!

Blogs I Follow

NGENDONESIA

hanya obrolan kala senggang dalam bungkus tulisan

TIME

Current & Breaking News | National & World Updates

dianagustinaphotography

Let's smile and spread it to the world

Mikaila Acelin S

Stop wishing, start doing!

itsmydecember

the new journalist

Alief Workshop

Opini & Sharing Jujur dari Seorang Nubie

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

gelaph [dot] com

You'll Never Cherish Saturday If You Never Meet Monday

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: