numberthreeme

Mostly about Jakarta, and everything in between

Antara white wine, red wine, dan whisky

Ngebir mah standar. Jenis alkohol paling meriah yang gampang dicari. Terus, kalau nge-wine cantik dan ganteng ada yang udah pernah? Lebih tepatnya white wine, red wine, dan ditambah whisky, ketiga minuman alkohol ini dalam waktu tiga jam saja? Ehehehe..

Saya pernah. Tepatnya icip-icip cantik karena penasaran dan juga gara-gara social lubricant bahasa kerennya. Nah, buat kamu yang belum pernah mabu’-mabu’an, saya yang pendosa ini bakalan ceritain apa bedanya white wine, red wine, sama whisky, terutama dari segi rasa. Gaya, kan? Iya emang. Di simak aja ya wahai anak baek-baek, here we go…

Apa bedanya white wine, red wine, dan whisky?

Ok, mulai dari wine dulu. Kemarin sih nyobain red dan white wine.

Kalau red wine rasanya kayak anggur (lah ya emang dari anggur, brur!), lebih tebel dibanding white wine, dan panasnya langsung ke perut. Enaknya diminum sedikit sembari ngilangin eneg kalau makan terlalu banyak keju-kejuan.

Sementara kalau white wine, ini minuman emang pas banget buat ngobrol-ngobrol cantik. Cenderung lebih light dan sama-sama punya efek panas seperti red wine, langsung di perut. Cocok banget jadi minuman sambal ngobrol. And I got a feeling kalau obrolan bisa makin romantis kalau ditemenin sama white wine. Awalnya biasa aja, lama kelamaan bisa makin HOT. White wine menurut saya cocok diminum sore-sore jelang malam.

Terus kalau whisky, yang jelas ini alkohol paling keras dibandingkan dua yang lain. Minumnya bukan pake gelas gede tapi gelas sloki. Sekarang gue baru ngerti kenapa orang-orang kayaknya ‘tersiksa’ banget kalau minum whisky di bar. Hahaa…

Whisky itu bikin tenggorokan sampe perut terbakar. Jadi alkohol yang satu ini seketika berasa panas begitu masuk ke dalam tubuh. Saya nyobain seteguk doang aja gimana gitu rasanya. Paling cocok sih diminum sehabis makan berat, kalau perut kosong gak disarankan sih karena masa elu ngebakar perut yang kagak ada isinya, helloww…

Lalu kesimpulannya, enakan mana antara white wine, red wine, dan whisky?

Kalau disuruh milih, saya lebih suka white wine. Diibaratkan seperti dedek-dedek gemas yang makin lama akan tumbuh semakin manis dan HOT. Demikianlah analogi seteguk dua teguk white wine.

beda white wine red wine dan whisky

Kemarin nyobain ini. Fav!

Nah, kalau red wine itu alkohol yang ‘gaya’-nya nanggung meski bisa dibilang paling populer dan common. Bikin mabok ya enggak juga, tebel di lidah iya. Jadi di antara alkohol ringan dan alkohol berat, di tengah-tengah gitu.

Nah, kalau lagi mau gila baru deh pilih whisky. Cepet panas cepet selesai. Udah gitu aja.

Tapi….kok saya merasa #SayangUangnya, ya. Memuaskan rasa penasaran sih iya, tapi kalau sengaja beli sendiri buat minum-minum kayaknya ogah deh. Ada yang mau beliin mungkin? Saya ulang tahun tanggal 27 Feb lho, sekadar info aja…

Terus, apakah akan coba minum alkohol lagi?

Err…ini pertanyaan sulit. Sebenarnya dalam agama saya, sedikit atau banyak itu haram. Harom, camkan! Cuman kalau berada dalam situasi free flow, waini… *gakbisajawab*

 

Advertisements

One comment on “Antara white wine, red wine, dan whisky

  1. Pingback: Mie Aceh tidaklah se-sederhana itu | numberthreeme

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 31, 2016 by in Foods, Life and tagged , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 48 other followers

Still hungry? Please say YES.

Above.

#makassar #cityview #aerialview #sulawesiselatan #ujungpandang Yeay~ 
#fotokemarin #ujungpandang #makassar Above.

#makassar #ujungpandang #aerialview #sulawesiselatan Kembar identik. Itu pohon kembang apaan ya? Cakep ya matching sama bangunan belakangnya 💗

#bandung #artdeco #architexture #bandungwalkingtour #citytour #brightday Laper. Makan dulu. --
Ini roti srikaya andalan Purnama. Soft kenyel-kenyel gitu. Paling juara sih es kopinya. Enakan es kopi ini daripada Es Kopi Susu Tak Kie yang Glodok Jakarta. 
#bandung #coffeeshop #bandungwalkingtour #citytour #brightday #breakfast #breakfastlikeachampion #f52grams #warkoppurnama Di seberang adalah toserba pertama di kota Bandung. Sekarang ditempatin sama ocbc nisp. Demikian #sekilatinfo

#bandung #artdeco #architexture #bandungwalkingtour #citytour #brightday #ocbcnisp #kotakembang #kotakenangan Tempat nginepnya Charlie Chaplin sama delegasi KAA tahun 1955. ---
Ini gue gak ngerti gimana nangkep bentuk bangunan ini secara utuh. Lalu lintas depan #savoy padet, banyak kabel listrik, ruas jalan cukup 'sempit'. Mungkin harus pake drone atau pake lensa tele dari Bogor. Tapi minjem. Haha 
#bandung #artdeco #architexture #bandungwalkingtour #citytour #brightday #hotelsavoy In the corner. --- berhubung Senin depan mau pergi lagi, ya udah nge-spam aja deh. Gue gak ngerti sebenarnya gimana rang orang rajin dan sabar bisa keep pictures for later. Masalahnya...seminggu bisa motret dua tiga kali atau full week gitu. Ini masalah bukan sih, tauklah. 
#bandung #artdeco #architexture #bandungwalkingtour #citytour #brightday

Categories

Posted!

Blogs I Follow

NGENDONESIA

hanya obrolan kala senggang dalam bungkus tulisan

TIME

Current & Breaking News | National & World Updates

dianagustinaphotography

Let's smile and spread it to the world

Mikaila Acelin S

Stop wishing, start doing!

itsmydecember

the new journalist

Alief Workshop

Opini & Sharing Jujur dari Seorang Nubie

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

gelaph [dot] com

You'll Never Cherish Saturday If You Never Meet Monday

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: