numberthreeme

Mostly about Jakarta, and everything in between

Rahasia jualan a la MNC Shop

Seharian ini, saya mendapat kesempatan untuk ikut training dari MNC Group. Biasalah, kalau anak baru suka ada perkenalan dan penjelasan terkait perusahaan secara general. So yeah, I’m being part of MNC Group now.
Yang paling menarik bagi saya, adalah pembicara dari MNC Shop. Di situ, dia bercerita soal bagaimana MNC punya toko yang cara menjualnya lewat siaran televisi. Saking penasarannya, bubar penjelasan dari dia (yang saya lupa namanya –duh as always lupa nama orang..), saya nyamperin ke luar ruangan dan tanya-tanya banyak soal MNC Shop.

Apa itu MNC Shop?

MNC Shop adalah televisi home shopping. Pernah lihat ada program 15 menit-an nongol dan nyelip di tivi kamu, isinya jelasin produk panci berikut harganya dan hotline untuk pesan langsung? Nah, itulah MNC Shop.
Mereka punya website, tapi bukan lewat website cara utama MNC Shop jualan. Setiap produk yang mau nitip jual ke MNC Shop akan dibikinin program acaranya, yang akan disiarkan di televisi berbayar dan tidak berbayar punya-nya MNC Group. Bahkan, mereka juga punya channel sendiri di Indovision, lho. Isinya apa? Ya jualan.

Terus gimana cara MNC Shop dapet duit?

Jadi gini, gue pun penasaran, kok mereka berani banget bikin program dan disiarkan di tivi ‘cuma’ untuk ngejual barang yang gak mereka produksi sendiri? Untungnya dikit banget dong. Mana bikin program itu kan mahal, mana beli slot siaran di tivi juga enggak murah. Kok bisa?
Ini dia jawabannya :
1. MNC Shop punya studio sendiri. ‘Artis’-nya, produsernya, dan segala yang membantu produksi program mereka berstatus karyawan, jadi cost untuk SDM tetap flat, berapa pun banyaknya program yang mereka bikin
2. Setiap produk yang titip jual, biasanya punya segmentasi pasar sbb : ibu rumah tangga dan menengah ke atas. Produk-produk buat rumah tangga, smartphone, barang-barang ‘doraemon’ impor dari Korea/Jepang, dll, dengan harga termurah Rp 200 rb-an.
Nah, karena produk-produk begini bisa dibilang ‘mahal’ secara umum, jadi pemasarannya bisa lewat televisi lewat program yang suka ada praktek-prakteknya itu, lho. Bisa banget maksimal jelasin keunggulan produknya. Seluruh produk yang dijual di MNC Shop harus dibikinin program, dengan catatan biaya produksi ditanggung oleh yang punya barang (vendor)
That’s why tiap shooting, budget dari tim MNC Shop yang ajuin, tapi duit benerannya datang dari si vendor.

Lu gak keluar duit buat shooting, cuy. As simple as that.
Btw, kalian mau tau produk apa yang dijual seharga Rp 200rb-an di MNC Shop tadi? Deterjen. #okesip

3. Keuntungan MNC Shop lewat sharing revenue. Ini cukup fair sih kalau menurut gue, jadi tiap barang yang kejual akan ada sharing profit, berapa persen buat si vendor, berapa persen buat MNC Shop. Jadi, MNC Shop akan terdorong bikin program jualan yang bagus, karena makin banyak barang yang kejual, profit-nya makin gede.
4. Soal airing cost di tivi-tivi, gimana?
Lah, masih perlu dijelasin? Kan sama-sama MNC Group, you know-lah 😀
Gitu aja sih sharing obrolannya. Emang kalau ibu-ibu lagi ngambek, enaknya minta dijajanin beli barang-barang rumah tangga lewat tivi. Yang keren menurut gue adalah cara MNC Shop nge-grab pasar yang ada lewat TV Shopping kayak yang di Korea/Jepang. Ini nih, kalau gak didukung backup yang kuat, agak susah, karena kegedean bayar biaya naik siar. Untungnya bisa cincay sama RCTI, GlobalTV, MNC TV, Indovision, dan masih banyak lagi rekanan seperjuangan seper-MNC-an. Mantep..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 2, 2015 by in Uncategorized, Work Life and tagged , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 48 other followers

Still hungry? Please say YES.

Gak punya stok kata mutiara. Barusan banget malah copaste terus lupa hapus nama pengirim. Duh. Happens a lot of times. 
Dulu banget, malem takbiran itu waktunya screening nomer kontak terus kirim pesan SMS ke semua teman. Semua. Hingga kemudian tahun berikutnya gak kirim ucapan ke siapa pun kalau dia gak duluan kirim pesan *dihgitu. 
Anyway, selamat lebaran ya semua kawan Muslim kesayangan akoohhh ❤

p.s. ini kiriman darimu ya @chiciiicii? aku pinjem yaa hehe Minal aidin wal faidzin, selamat lebaran :* I could speak in Chinese, but less people believe it. A new colleagues and friends come and go and all the time I only speak in English, or yeah Indonesian language (since I live in Indonesia). 突然我想念中文. 想要跟新加坡阿姨喝咖啡 --yes I know, this is so random, but something like this always happen when you travel alone. Been there, done that. 
跟美國人請中文 -- random people in random places. Bisa-bisanya dia lancar banget. Super polite dan kayaknya gak pernah belajar makian macem 混蛋 :D
Udah gitu aja. Intinya, jadi pengen ke 台灣 lagi~ 
p.s. Finna, I miss you. Lagi pencitraan. --abis itu diomelin pramugarinya 😿

#okbhay I wish I could easily fall asleep just like him.

#sleep #human #betweenlines Gorgeous.

#mosque #playwithlight #architexture Being mute for a sec. 
#musician #human #itsnormal Her season is coming~ 
Kamu makan buahnya atau kulitnya? *eh 
#mangoosteen Learn so much stuff from this young professor. From psychology to pop movie, triathlons to the food marathon (ha!), talkgasm. Thank you! 🙏

Categories

Posted!

Blogs I Follow

NGENDONESIA

hanya obrolan kala senggang dalam bungkus tulisan

TIME

Current & Breaking News | National & World Updates

dianagustinaphotography

Let's smile and spread it to the world

Mikaila Acelin S

Stop wishing, start doing!

itsmydecember

the new journalist

Alief Workshop

Opini & Sharing Jujur dari Seorang Nubie

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

gelaph [dot] com

You'll Never Cherish Saturday If You Never Meet Monday

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: