numberthreeme

Mostly about Jakarta, and everything in between

Makna bulan sabit dan bintang pada atap kubah masjid di Jakarta

“There is a moon and star on the top of the mosque, what does it means? I never seen it anywhere, except here in Jakarta.”

Tanya seorang kawan saya dari Italia yang kebetulan sudah berkelana ke sejumlah negara muslim di Eropa dan Afrika. Saat itu, saya jujur saja tidak tahu jawabannya, kenapa ya ada lambang bulan dan bintang di atap masjid?

Setelah riset sana sini, akhirnya ketemu jawabannya. Ada beberapa versi, versi sejarah dan versi lambang bulan baru yang diartikan sebagai hilal.

Makna bulan sabit dan bintang di kubah masjid dalam konteks Sejarah

Peradaban terbesar dan tersukses umat Islam yang terakhir adalah khifalah Turki Usmani yang berhasil menguasai jantung Eropa, yaitu kota Konstantinopel berikut wilayah-wilayah di sekitarnya.

Kala itu, sebagai lambang kejayaan Islam, khifalah Turki Usmani menggunakan lambang bulan sabit, dimana melambangkan posisi tiga benua. Ujung sabit yang satu merujuk pada benua Asia yang di belahan timur, ujung lainnya menunjukkan benua Afrika, dan di bagian tengan bulan dimaknai dengan benua Eropa yang memang secara geografis diapit oleh kedua benua tersebut.

Makna bintang-nya sendiri adalah pusat kota Islam saat itu, yaitu kota Istambul.

Bendera bulan sabit dan bintang adalah bendera resmi khifalah Turki Usmani, yang diartikan pula sebagai bendera resmi umat Islam saat itu. Masuknya Islam ke nusantara tentu juga membawa serta lambang bulan bintang yang menjadi ‘ciri khas’ dan identitas yang berlaku universal bagi umat Islam di seluruh dunia.

Meski kekhifalahan Turki sudah runtuh, namun ingatan akan kejayaan Islam masih melekat di bumi nusantara. Tak hanya di atap kubah masjid, lambang bulan dan bintang juga dipakai oleh partai bernafaskan Islam, pesantren, dan institusi Islam lainnya di Indonesia.

Kira-kira gambaran sejarahnya seperti itu..

masjid istiqlal

Bulan sabit dan bintang di atap kubah Masjid Istiqlal Jakarta

Makna bulan sabit dan bintang di kubah masjid dalam konteks hadits Rasulullah SAW

Bulan sabit berarti bulan baru, atau bagi umat muslim dimaknai sebagai hilal. Hilal menjadi penanda masyarakat akan bulan yang baru.

Anda mungkin paling sering mendengar kata ‘hilal’ saat MUI ramai-ramai rapat untuk menentukan kapan Hari Raya Idul Fitri. ‘Menunggu hilal’, ‘hilal belum terlihat’, dan ungkapan-ungkapan lainnya menunjukkan betapa penting kedudukan hilal dalam menentukan jatuhnya hari besar umat Islam, selain memang hal tersebut disuratkan dalam Al-Qur’an yang diturunkan dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW dan seluruh umat muslim di dunia.

Dalam sebuah hadits riwayat Tirmidzi, Rasulullah SAW mencontohkan apabila melihat hilal maka beliau berdoa.

‘Dari Abdullah bin Umar r.a. menyatakan : Rasulullah SAW jika melihat hilal (bulan sabit) lalu membaca : Allahu Akbar, Allahumma Ahillahu ‘Alaina Bil Amni Wal Imani Wassalamati Wal Islami Wattaufiqi Lima Tuhibbu Watardha Rabbuna Wa Rabbukallah,”

Artinya : Allah Maha Besar, Ya Allah berikanlah kepada kami hilal (bulan sabit) yang membawa keimanan, keselamatan, keIslaman, serta berilah taufiq kepada apa yang Engkau cintai dan Engkau ridhai, Tuhan kami dan Tuhanmu adalah Allah SWT.

Jadi, bisa dikatakan lambang hilal dijadikan lambang masjid sebagai pengingat bagi umat muslim untuk terus berdoa kepada Allah SWT. Wallahu ‘alam bish shawab.:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on August 22, 2015 by in Travel, Uncategorized and tagged , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 42 other followers

Still hungry? Please say YES.

Save the best for the last. 
I like chocolate and ice cream, it's perfect match!

#sweettooth #homemade #chocolate #icecream #instafoodies #nicedinner I don't know when will posting these stuff. So now forgive me for spamming your timeline. 
It's so Italian. Looks good on cam but not my fav

#nicedinner #homemade #foodies Another pizza with mozarellalalalala~

#homemadepizza #nicedinner #mozzarella Home made pizza with five different dipping sauces. I like the yellow one~ 
#homemade #nicedinner #pizza #dippingsauce Dipping stuff. Carrots and paprika. 
#nicedinner #familyseries #foodies #homemade Makan-makan tadi sore. 
Biasa, kang foto cuma kursi kosongnya yg kepoto. Hahaha~ 
#nicedinner #thisisnow #eveningsnacks #familyseries Surabaya city map for next year walking tour. Anyone? :p

#jalanteross Running track on Gasibu Square. 
Warna birunya menggoda ya... #blue #runningtracks #publicsquare #gasibu #bandung #ngebandung #instacolors

Categories

Posted!

Blogs I Follow

NGENDONESIA

hanya obrolan kala senggang dalam bungkus tulisan

TIME

Current & Breaking News | National & World Updates

dianagustinaphotography

Let's smile and spread it to the world

Mikaila Acelin S

Stop wishing, start doing!

itsmydecember

the new journalist

Alief Workshop

Opini & Sharing dari Seorang Nubie

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

gelaph [dot] com

You'll Never Cherish Saturday If You Never Meet Monday

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: