numberthreeme

Mostly about Jakarta, and everything in between

Martabak Lebaksiu ‘Reuni-an’ di Festival Metikan Brebes

Suatu waktu saya berkesempatan main ke daerah Brebes, Jawa Tengah. Ternyata, kunjungan saya bertepatan dengan Festival Metikan di sekitar Pabrik Gula Jatibarang, Brebes. Festival Metikan adalah hiburan rakyat dan pasar malam yang digelar selama 15 hari sebelum hari menggiling tebu pada 28 Mei setiap tahunnya. Di tengah keriaan itu, kita bisa temukan pasar malam dengan aneka permainan pasar malam serta bermacam-macam dagangan dari mulai mainan anak, sepatu sandal, pakaian, jajanan pasar, es tebu hingga yang Martabak Lebaksiu yang tak pernah ketinggalan.

Martabak Lebaksiu

Martabak Lebaksiu

Di acara tahunan ini, saya merasakan tukang martabak mendominasi. Di kanan kiri pasar malam yang digelar persis di tepi jalan, gerobak-gerobak martabak bisa saya temukan dimana-mana, dan jumlahnya bisa puluhan! 😀

Kenapa yang jualan martabak kok bisa banyak banget? Ternyata, usut punya usut Festival Metikan juga sekaligus jadi ajang kumpulnya pedagang martabak dari Desa Lebaksiu. Lebaksiu adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Tegal, sekitar 21 km dari Kota Tegal, tempat asalnya tukang martabak se-Indonesia. Serius, se-Indonesia.

Penyebaran Martabak Lebaksiu bukan hanya di kota-kota besar di Pulau Jawa seperti Jakarta, Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Bandung, Yogjakarta, tapi juga merambah hingga Palembang, Bukit Tinggi, Pekanbaru, Denpasar, dan Jayapura. Kalau di lingkungan masyarakat Brebes dan Tegal disebut Martabak Lebaksiu, tapi kalau sudah keluar daerah itu sebutannya Martabak Bangka atau Malabar.

Nah, coba deh kalau lagi iseng beli martabak telur atau martabak manis (martabak terang bulan), ngobrol sama abang-nya, tanyakan asalnya dari mana. Pasti jawabannya Tegal, atau paling tidak dia punya hubungan keluarga dengan orang-orang Lebaksiu. Hehee..

Soal rasa gimana?

Rasanya…ya rasa martabak. Biasa aja sejujurnya, hahaa..

Di Festival Metikan, sebagian besar yang dijual memang martabak manis, cuma berbeda di variasi isian saja, martabak meses cokelat, kacang, susu, dan lain-lain. Yang jelas, martabak tobleron, keju, dan rasa ‘ke-kota-an’ tidak saya temukan di sana. Yaiyalah….harganya pasti enggak cocok sama ‘kearifan lokal’, mana ada yang mau beli. :p

Festival Metikan

Es Tebu di Festival Metikan

Buat yang penasaran mau merasakan keriaan di Festival Metikan, kamu bisa datang ke Jalan Raya Jatibarang sekitar PG (Pabrik Gula) Jatibarang, Brebes tanggal 14-15 Mei sampai 27 Mei setiap tahunnya. Kesananya malam-malam ya, soalnya festival tidak digelar sepanjang hari, tapi hanya dari sore hari hingga malam hari.  Belum sah ke Brebes kalau belum jajan Es Tebu dan Martabak Lebaksiu di Festival Metikan. 😉

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on March 16, 2015 by in Foods, Travel and tagged , , , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 48 other followers

Still hungry? Please say YES.

Gak punya stok kata mutiara. Barusan banget malah copaste terus lupa hapus nama pengirim. Duh. Happens a lot of times. 
Dulu banget, malem takbiran itu waktunya screening nomer kontak terus kirim pesan SMS ke semua teman. Semua. Hingga kemudian tahun berikutnya gak kirim ucapan ke siapa pun kalau dia gak duluan kirim pesan *dihgitu. 
Anyway, selamat lebaran ya semua kawan Muslim kesayangan akoohhh ❤

p.s. ini kiriman darimu ya @chiciiicii? aku pinjem yaa hehe Minal aidin wal faidzin, selamat lebaran :* I could speak in Chinese, but less people believe it. A new colleagues and friends come and go and all the time I only speak in English, or yeah Indonesian language (since I live in Indonesia). 突然我想念中文. 想要跟新加坡阿姨喝咖啡 --yes I know, this is so random, but something like this always happen when you travel alone. Been there, done that. 
跟美國人請中文 -- random people in random places. Bisa-bisanya dia lancar banget. Super polite dan kayaknya gak pernah belajar makian macem 混蛋 :D
Udah gitu aja. Intinya, jadi pengen ke 台灣 lagi~ 
p.s. Finna, I miss you. Lagi pencitraan. --abis itu diomelin pramugarinya 😿

#okbhay I wish I could easily fall asleep just like him.

#sleep #human #betweenlines Gorgeous.

#mosque #playwithlight #architexture Being mute for a sec. 
#musician #human #itsnormal Her season is coming~ 
Kamu makan buahnya atau kulitnya? *eh 
#mangoosteen Learn so much stuff from this young professor. From psychology to pop movie, triathlons to the food marathon (ha!), talkgasm. Thank you! 🙏

Categories

Posted!

Blogs I Follow

NGENDONESIA

hanya obrolan kala senggang dalam bungkus tulisan

TIME

Current & Breaking News | National & World Updates

dianagustinaphotography

Let's smile and spread it to the world

Mikaila Acelin S

Stop wishing, start doing!

itsmydecember

the new journalist

Alief Workshop

Opini & Sharing Jujur dari Seorang Nubie

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

gelaph [dot] com

You'll Never Cherish Saturday If You Never Meet Monday

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: