numberthreeme

Mostly about Jakarta, and everything in between

Tiga alasan kenapa kamu harus main lagi ke Ragunan

Kapan terakhir kali saya ke Ragunan?

Waktu masih kecil, pas masih Sekolah Dasar. Kebanyakan dari kamu pasti juga seperti saya, kenapa? Karena Ragunan enggak lagi terasa keren saat kita sudah beranjak dewasa. Am I right?

Ragunan bukan pilihan untuk melepas stress (refreshing) buat anak muda zaman sekarang. Ragunan identik dengan keluarga, bapak ibu dan anak (kecil). Selebihnya, buat warga berkecukupan di ibukota silakan ke Seven Eleven, XXI Bioskop atau ke Mall terdekat.

Tapi, ajakan seorang teman yang kemudian diamini kawan-kawan saya  untuk kembali ‘bermain’ ke Ragunan kemudian mematahkan anggapan kalau kebun binatang satu-satunya di Jakarta itu tidak keren. Meski yah, harus saya akui kalau Ragunan dulu dan sekarang tidak banyak berubah (namanya juga dikelola Pemda, you know-lah *eh*).  Berikut saya jelaskan tiga alasan kenapa Ragunan itu keren, here we go..

Tiket masuk Ragunan tahun ini

Tiket masuk Ragunan tahun ini

Nostalgia

Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, tidak banyak perubahan mendasar terlihat di Kebun Binatang Ragunan. Justru inilah yang membuat kesan dan suasana ‘nostalgic’ muncul kalau kita kembali berkunjung ke Ragunan.

Misalnya, saya masih menyimpan foto saya kecil berfoto di depan kandang burung merak, foto itu diambil saat saya berusia 4 tahun. Saya masih ingat saat itu saya berpegangan pada pagar besi untuk sekedar mengangkat kaki kanan saya sambil berkacak pinggang genit di depan kamera Ibu saya. Saya pun masih ingat saat melihat kandang-kandang burung, Ayah saya menggendong saya di atas pundaknya agar bisa melihat burung yang bertengger di dahan pohon di bagian atas kandang. Saya masih ingat ketika berjalan menyusuri kandang satu ke kandang lainnya, saya berbagi snack merk Chiki balls rasa keju bersama kakak perempuan saya.

Dan, ketika saya kembali berdiri di tempat yang dahulu pernah saya kunjungi,  berjuta kenangan terangkat kembali dalam ingatan saya. It is not de ja vu, it is nostalgic, yet romantic. Aww..

Fun in the right time

Umumnya, weekend adalah waktu terpadat pengunjung datang ke Ragunan. Bagi saya, melihat kepadatan manusia bukan lagi dibilang refreshing, tambah mumet yang ada. Apalagi melihat ayah ibu anak dan keluarga (yang tampaknya) bahagia semacam memberikan teguran tersirat supaya cepat berkeluarga. Lihat pameran keluarga dalam jumlah massive malah membuat ‘tekanan’ tersendiri  bagi orang berstatus ‘belum menikah’ seperti saya. (maap kalau sensitif, hiks)

Pilihannya, coba berkunjung saat weekday atau saat Ragunan mau tutup banget atau baru buka banget. Buka jam 7 pagi, tutup jam 5 sore. Kenapa begitu? Karena atmosfer Ragunan akan sangat berbeda kalau minim pengunjung.

Sore misalnya, selain terik matahari mulai menyurut, semilir angin sore pun mulai merasuk. Di bawah kerindangan pohon, berjalan-jalan ditemani suara-suara satwa Ragunan (burung, monyet, dll) disana membawa rasa tenang dan nyaman tersendiri. Kalau kata Syahrini, I feel free..

I feel free..

I feel free..

Banyak spot  dan objek keren buat motret

Nah ini khusus buat kamu yang suka fotografi. Bosen motret model manusia? Coba main ke Ragunan. Potret binatang-binatang disana atau bisa potret diam-diam anak kecil yang kebetulan berkunjung kesana. Ini jujur aja enggak bosenin😉

Cilukba!

Cilukba!

Apa liat-liat? :p

Apa liat-liat? :p

Jadi, kembali piknik ke Ragunan, kenapa enggak?😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 28, 2014 by in Uncategorized and tagged , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 42 other followers

Still hungry? Please say YES.

Save the best for the last. 
I like chocolate and ice cream, it's perfect match!

#sweettooth #homemade #chocolate #icecream #instafoodies #nicedinner I don't know when will posting these stuff. So now forgive me for spamming your timeline. 
It's so Italian. Looks good on cam but not my fav

#nicedinner #homemade #foodies Another pizza with mozarellalalalala~

#homemadepizza #nicedinner #mozzarella Home made pizza with five different dipping sauces. I like the yellow one~ 
#homemade #nicedinner #pizza #dippingsauce Dipping stuff. Carrots and paprika. 
#nicedinner #familyseries #foodies #homemade Makan-makan tadi sore. 
Biasa, kang foto cuma kursi kosongnya yg kepoto. Hahaha~ 
#nicedinner #thisisnow #eveningsnacks #familyseries Surabaya city map for next year walking tour. Anyone? :p

#jalanteross Running track on Gasibu Square. 
Warna birunya menggoda ya... #blue #runningtracks #publicsquare #gasibu #bandung #ngebandung #instacolors

Categories

Posted!

Blogs I Follow

NGENDONESIA

hanya obrolan kala senggang dalam bungkus tulisan

TIME

Current & Breaking News | National & World Updates

dianagustinaphotography

Let's smile and spread it to the world

Mikaila Acelin S

Stop wishing, start doing!

itsmydecember

the new journalist

Alief Workshop

Opini & Sharing dari Seorang Nubie

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

gelaph [dot] com

You'll Never Cherish Saturday If You Never Meet Monday

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: