numberthreeme

Mostly about Jakarta, and everything in between

Klenteng Sam Poo Kong

Kalau kamu mau ke klenteng yang satu ini, saya sarankan naik taksi saja. Dari Tugu Muda Semarang argonya hanya IDR 10k saja. Naik trans Semarang juga bisa, turun di RS Karyadi, dan kemudian nyambung angkot lagi, atau berjalan kaki. Ribet kan? Ya sudah, naik taksi saja.

Tiket masuk IDR 3k, kamu bisa…ummm… bisa apa ya…yang jelas sih bisa foto-foto di sana. Mau lihat the best spot di klenteng ini? Here we goes..

Patung bombastis Laksamana Zheng He di depan bangunan klenteng utama

Patung bombastis Laksamana Zheng He di depan bangunan kuil utama

Konon katanya klenteng ini adalah salah satu tempat singgah Laksamada Zheng He selama perjalanannya keliling dunia.  Menurut om google sih begitu. Sayang sekali, klenteng ini kurang sekali informasi wisatanya. Tidak ada penjelasan memadai mengenai sejarah klenteng ini ataupun katalog promosi wisatanya.

Kuil utama yang paling ujung kiri

Kuil utama yang paling ujung kiri

Kompleks klenteng Sam Poo Kong, satu kuil utama, dua kuil pembantu (eh, bisa disebut begini kan ya?).

Semua kuil di foto di atas juga untuk bersembahyang lho. Saya tidak masuk ke kuil-kuil itu karena…

Bayar lagi! :(

Bayar lagi! 😦

Kena ‘pajak’ lagi, dan mahal menurut saya. IDR 20k untuk wisatawan lokal dan IDR 30k untuk wisatawan asing. Saya bisa makan nasi pecel 4 pincuk di simpangan lima dengan uang segitu.

Kuil utama (kiri)

Kuil utama (kiri)

Di bagian belakang kuil utama, dari jauh saya melihat ada relief timbul tentang perjalanan Laksamada Zheng He, dan entah ada apalagi di dalam sana. Menurut Om google, ada gua batu di dalam sana, ndak tau ya..

Penataan ruang area klenteng Sam Poo Kong ini diatur layaknya rumah-rumah Cina jaman dulu. Di tengah area klenteng berupa lapangan luas yang dikelilingi bangunan-bangunan kuil dan patung-patung. Kebetulan ketika saya berkunjung ke tempat ini sedang ada proses pembangunan kuil baru. Kalau lihat dari patung-patungnya sih, kuil itu bertema “Journey to the West” alias biksu Tom Sam Chong , Kera Sakti dan kawan-kawan seperjalanannya.

Kera Sakti atau Andy Lau? Mukanya mirip nih :D

Kera Sakti atau Andy Lau? Mukanya mirip nih 😀

Da Menkou alias Gerbang Utama. Temen saya numpang mejeng :p

Da Menkou alias Gerbang Utama. Temen saya numpang mejeng :p

Patung-patung penjaga kecil di sekeliling pagar kuil

Patung-patung penjaga kecil di sekeliling pagar kuil

Yah, beginilah ulasan singkat saya tentang klenteng Sam Poo Kong, worth to see untuk tiga ribu rupiah. Oh iya, sekedar tahu saja, di depan klenteng ini ada penjual es kelapa lho (depan SD). Segelas es kelapa hanya IDR 5k.

Kebetulan saat itu matahari terik sekali di Semarang, dan dengan baiknya si Ibu penjual es bilang, “Kalau kurang, nambah lagi aja Neng, itu es-nya masih banyak.” Saya bingung sampai terbengong-bengong, sama si Ibu langsung ditambah secentong air kelapa di gelas saya. Dan, ketika saya mau beranjak pergi masih ditawari lagi, “Apa mau dibungkus aja, Neng?”

Astaga, ini jualan macam apa disuruh nambah terus.. Saya benar-benar  cuma membayar lima ribu rupiah untuk es kelapa plus plus itu. Kalau kamu ke klenteng Sam Poo Khong, jangan lupa mampir minum es kelapa ya guys, Ibunya baik banget! 😀

My  favourite pict on the spot, the sun peek behind the cloud. Awesome!

My favourite pict on the spot, the sun peek behind the cloud. Awesome!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on February 22, 2013 by in Travel and tagged , , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 48 other followers

Still hungry? Please say YES.

Gak punya stok kata mutiara. Barusan banget malah copaste terus lupa hapus nama pengirim. Duh. Happens a lot of times. 
Dulu banget, malem takbiran itu waktunya screening nomer kontak terus kirim pesan SMS ke semua teman. Semua. Hingga kemudian tahun berikutnya gak kirim ucapan ke siapa pun kalau dia gak duluan kirim pesan *dihgitu. 
Anyway, selamat lebaran ya semua kawan Muslim kesayangan akoohhh ❤

p.s. ini kiriman darimu ya @chiciiicii? aku pinjem yaa hehe Minal aidin wal faidzin, selamat lebaran :* I could speak in Chinese, but less people believe it. A new colleagues and friends come and go and all the time I only speak in English, or yeah Indonesian language (since I live in Indonesia). 突然我想念中文. 想要跟新加坡阿姨喝咖啡 --yes I know, this is so random, but something like this always happen when you travel alone. Been there, done that. 
跟美國人請中文 -- random people in random places. Bisa-bisanya dia lancar banget. Super polite dan kayaknya gak pernah belajar makian macem 混蛋 :D
Udah gitu aja. Intinya, jadi pengen ke 台灣 lagi~ 
p.s. Finna, I miss you. Lagi pencitraan. --abis itu diomelin pramugarinya 😿

#okbhay I wish I could easily fall asleep just like him.

#sleep #human #betweenlines Gorgeous.

#mosque #playwithlight #architexture Being mute for a sec. 
#musician #human #itsnormal Her season is coming~ 
Kamu makan buahnya atau kulitnya? *eh 
#mangoosteen Learn so much stuff from this young professor. From psychology to pop movie, triathlons to the food marathon (ha!), talkgasm. Thank you! 🙏

Categories

Posted!

Blogs I Follow

NGENDONESIA

hanya obrolan kala senggang dalam bungkus tulisan

TIME

Current & Breaking News | National & World Updates

dianagustinaphotography

Let's smile and spread it to the world

Mikaila Acelin S

Stop wishing, start doing!

itsmydecember

the new journalist

Alief Workshop

Opini & Sharing Jujur dari Seorang Nubie

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

gelaph [dot] com

You'll Never Cherish Saturday If You Never Meet Monday

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: