numberthreeme

Mostly about Jakarta, and everything in between

Membaca erat kaitannya dengan Menulis?

Banyak yang mengatakan kalau kegiatan membaca erat kaitannya dengan kegiatan menulis. Saya sependapat, hingga kemudian saya menyusuri satu per satu buku saya dan tersadar. Ada yang memudar dari saya selama ini : sikap kritis.

Saya senang membaca. Saya ingin bisa menulis. Saya ingin membangun sikap kritis, minimal dalam pikiran saya. Saya ingin ketika saya telah selesai membaca otak saya akan berpikir, otak saya menelaah, apa ini benar? Apa ada yang salah? What’s next?

Setelah selesai membaca buku, saya merasa bertambah bodoh. Kenapa? Karena akan ada referensi dalam buku yang telah habis saya baca, dan saya penasaran untuk membaca buku yang ‘disebutkan’ tersebut. Semakin banyak saya membaca, saya semakin menyadari kalau masih banyak sekali hal yang tidak saya ketahui. Dan saya terus dan terus dan terus membaca buku yang lain.

Ini yang saya rindukan.

Terlalu banyak fiksi merusak sel-sel kritis di otak saya. Imajinasi membuat segalanya mungkin, masuk akal dan tidak perlu dibantah lagi.

Pikiran saya lumpuh. Imajinasi terlalu dominan dalam bacaan saya.

Tidak salah jika membaca karya-karya fiksi. Kecepatan membaca saya menjadi bertambah, bisa juga melatih daya konsentrasi secara konstan. Sulit lho membuat karya imajinatif yang sanggup ‘mengikat’ pembacanya. Dan menyenangkan rasanya memperoleh gambaran visual yang diciptakan sendiri oleh otak saya melalui kata-kata yang saya baca.

Namun, saya hidup bukan di dunia fiksi. Saya perlu menjejak bumi. Permasalahan yang ada di sekitar saya mungkin tidak bisa saya pecahkan semua, namun sumbangsih kecil berupa pemikiran sepertinya membantu saya mengkritisi hidup, lebih bijak melangkah, dan ‘menggerakkan’ otak yang terlalu sering bermimpi.

Lalu, apa hubungannnya dengan menulis? Menurut saya, dalam menulis apa pun jenis tulisannya, fiksi atau non-fiksi, semuanya memiliki sumber pemikir yang mengolahnya menjadi kata-kata (baca : penulis). Otak yang ‘tidak tidur’ akan menghasilkan tulisan yang segar dan ‘mengikat’ pembacanya. Dengan membiasakan berpikir kritis, maka otak akan dilatih untuk terus membaca realita sebagai sumber inspirasi tulisannya. Hal-hal kecil bisa menjadi sumber inspirasi, kapan pun di mana pun.

Mimpi akan selalu ada, tapi realita terus mengikuti kita. Seimbangkanlah keduanya.

20130104-204157.jpg

(image source : etsy.com)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on January 4, 2013 by in Books.

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 48 other followers

Still hungry? Please say YES.

Ganjil.
---
Jadi gini. There is always people who will never understand how to value your time. Action 'speak' louder than words. Minta dihargai tapi gak bisa berlaku adil dengan menghargai orang lain. 
Dibales gini: ya kan ada urusan lain, gak ngerti aja kalo blablablabla. Boy, lau kira yang sibuk lau doang? Itu namanya lau udah ngeremehin orang. Duh, suksesnya die keknya masih jauh nih. Kelakuan. Kalo nemu yang kayak gini..early judgement is applicable. Orang kayak gini adalah jenis paling ganjil. Cita-cita sih sukses tapi...belajar dulu cara jadi lakik ya, Boy. #silakanbaper #odd #bodoamat~ Di antara puluhan lebaran, cuma ada dua foto ini yang terlihat jelas ada muka guenya. Makasih lho difotoin 😭😭😭 #thuglife #ngoks #lebaranadalahkita #kitasemualebar #okbhay Lebaran hari kedua. Could you spot me?
.
.
.
.
.
Nah, I bet you couldn't. I was standing behind the camera, as always 😭
#lebaran #kangfotokopi Foto sunah fardu'ain saat Lebaran. Unch unch~

#familia #lebaran #eidmubarak Selamat Idul Fitri! Brave yourself. Ini hari dmn: duh ketupatnya lebih nih, ok nambah kuah opor lg. Ketika suapan ketupat habis, ehh kuahnya masih sisa dikit. Ah sayang mubadzir, nambahin lagi ketupat, sekalian deh sama rendangnya. Gitu terus sampe entah kapan. Ya Allah 😭

#lebaran #gainweightfast Gak punya stok kata mutiara. Barusan banget malah copaste terus lupa hapus nama pengirim. Duh. Happens a lot of times. 
Dulu banget, malem takbiran itu waktunya screening nomer kontak terus kirim pesan SMS ke semua teman. Semua. Hingga kemudian tahun berikutnya gak kirim ucapan ke siapa pun kalau dia gak duluan kirim pesan *dihgitu. 
Anyway, selamat lebaran ya semua kawan Muslim kesayangan akoohhh ❤

p.s. ini kiriman darimu ya @chiciiicii? aku pinjem yaa hehe Minal aidin wal faidzin, selamat lebaran :* I could speak in Chinese, but less people believe it. A new colleagues and friends come and go and all the time I only speak in English, or yeah Indonesian language (since I live in Indonesia). 突然我想念中文. 想要跟新加坡阿姨喝咖啡 --yes I know, this is so random, but something like this always happen when you travel alone. Been there, done that. 
跟美國人請中文 -- random people in random places. Bisa-bisanya dia lancar banget. Super polite dan kayaknya gak pernah belajar makian macem 混蛋 :D
Udah gitu aja. Intinya, jadi pengen ke 台灣 lagi~ 
p.s. Finna, I miss you. Lagi pencitraan. --abis itu diomelin pramugarinya 😿

#okbhay

Categories

Posted!

Blogs I Follow

NGENDONESIA

hanya obrolan kala senggang dalam bungkus tulisan

TIME

Current & Breaking News | National & World Updates

dianagustinaphotography

Let's smile and spread it to the world

Mikaila Acelin S

Stop wishing, start doing!

itsmydecember

the new journalist

Alief Workshop

Opini & Sharing Jujur dari Seorang Nubie

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

gelaph [dot] com

You'll Never Cherish Saturday If You Never Meet Monday

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: