numberthreeme

Mostly about Jakarta, and everything in between

Suka Duka jadi translator

Mau sharing sedikit tentang dunia translator. Ga banyak sih, ya at least gw mau sharing apa yang gw lihat, rasakan dan alami selama hampir 2 tahun masuk dan bergelut di dunia penerjemahan #haseekk . Lanjut..

Gw jelasin sekilas latar belakang gw dulu ya. Gw lulusan Sastra Cina Universitas Indonesia. Empat tahun belajar bahasa Cina, kabur-kaburan kalo ketemu dosen malesin dan suka mendadak ngantuk di tengah kelas. Kesannya membosankan banget ya? Ga sih, aslinya lebih ke berdarah-darah, serius!

You can "in" if you press "translate" button, got it?

Enaknya baru gw rasain sekarang. Salary gede di step awal udah jadi jaminan. China lead the world and everyone who speak in Chinese will be part of it. That’s why company give us satisfied salary i guess. Ga cuma dalam company sih, sebagai freelance juga  menjanjikan kok, asal ketat dan disiplin sama jadwal sendiri. Tapi gaji gede seiring dengan tanggung jawab gede, pasti begitu, begitu pasti.

Kebanyakan translator itu juga merangkap (atau bahasa kasarnya “diberdayakan”) juga sebagai sekretaris. Translator jadi orang yang tau minute to minute isi meeting, nyatet isi meeting (biar ga bengong2 amat *modus* :D), ikutan ketemu klien, tau schedule si Bos dan terkadang schedule orang se-departemen. Intinya kalo mau tau berita terdepan dan terpercaya tanya saja Translator. Udah cukup mirip sama sekretaris belom? Heuheu. Kondisi begini hampir pasti kejadian sama translator, soalnya kita “dekat” dengan si Bos yang notabene adalah penggerak utama dalam perusahaan. What’s in ur boss mind, kurang lebih pasti translator tau, apalagi kalo udah lama kerjasama bareng. Eits, inget lho, ini semua dilihat dari kacamata kerjaan ya, bukan yang lain-lain, ga pake plus-plus.

Bahkan ya, kalo si Boss engga ada, translator itu bisa menjelma jadi titisan si Boss (halah..), karena a translator also becoming one of  the trusted people in office. Si boss bisa nitip ngomong ini itu ke si anu lewat translator, tanpa kehadiran fisik si boss tsb. Jadi kan berasa kayak translator aja yang ngomong, yoi nggak tuh? Kelebihan lain seorang translator dibanding staff yang lain adalah doi punya akses langsung untuk mengutarakan maksud ke si boss, sementara staff yang lain tidak punya. Ya karena itu tadi, kendala bahasa.

Ah pokoknya enak deh jadi translator.

Cuma tentu saja ada ga enaknya😦 Sometimes a translator do not have own voice or freedom of speak. Kata-kata translator ibarat jelmaan kata-kata si boss, harus hati-hati banget kalo mau masukin pendapat pribadi. Kalo lagi excited, kadang suka nyaru antara own opinion dengan kata-kata boss, cuma abis itu merasa agak menyesal, khawatir efeknya buat bisnis perusahaan. Dan takut kepeleset lidah, kalo lagi ‘gerah’ ama obrolan yang memanas. Jadi, harus sebisa mungkin jadi netral dan tidak kebawa emosi. Susah banget..

Ada lagi ga enaknya. Job description bisa sangat meluuassssss. Urusan printilan si boss bisa jadi translator juga yang urusin (*curcol). Why oh why? Ya selain translator, kepada siapa lagikah si boss bisa minta bantuan? Cuma translator yang ngerti perkataan si boss, biar lebih gampang kali maksudnya, ga perlu lagi transfer omongan ke staff lain. Untung jiwa menolong dan siap membantu gw cukup tinggi, jadi ikhlas aja sih, asal ga aneh-aneh, ZzzZZzz..

Sekian sharing hari ini, besok2 mungkin akan sharing tentang dunia translator lagi di post berikutnya. Semoga berkenan, zaijian!

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on April 9, 2012 by in Uncategorized and tagged , .

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 42 other followers

Still hungry? Please say YES.

Save the best for the last. 
I like chocolate and ice cream, it's perfect match!

#sweettooth #homemade #chocolate #icecream #instafoodies #nicedinner I don't know when will posting these stuff. So now forgive me for spamming your timeline. 
It's so Italian. Looks good on cam but not my fav

#nicedinner #homemade #foodies Another pizza with mozarellalalalala~

#homemadepizza #nicedinner #mozzarella Home made pizza with five different dipping sauces. I like the yellow one~ 
#homemade #nicedinner #pizza #dippingsauce Dipping stuff. Carrots and paprika. 
#nicedinner #familyseries #foodies #homemade Makan-makan tadi sore. 
Biasa, kang foto cuma kursi kosongnya yg kepoto. Hahaha~ 
#nicedinner #thisisnow #eveningsnacks #familyseries Surabaya city map for next year walking tour. Anyone? :p

#jalanteross Running track on Gasibu Square. 
Warna birunya menggoda ya... #blue #runningtracks #publicsquare #gasibu #bandung #ngebandung #instacolors

Categories

Posted!

Blogs I Follow

NGENDONESIA

hanya obrolan kala senggang dalam bungkus tulisan

TIME

Current & Breaking News | National & World Updates

dianagustinaphotography

Let's smile and spread it to the world

Mikaila Acelin S

Stop wishing, start doing!

itsmydecember

the new journalist

Alief Workshop

Opini & Sharing dari Seorang Nubie

The Laughing Phoenix

Life through broken 3D glasses. Mostly harmless.

gelaph [dot] com

You'll Never Cherish Saturday If You Never Meet Monday

The WordPress.com Blog

The latest news on WordPress.com and the WordPress community.

%d bloggers like this: